PP Properti Bidik Investor di Pameran Properti 2019

JAKARTA – Selain segmen pasar millenial, PT. PP Properti (PPRO) bakal membidik investor di ajang pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) yang akan berlangsung mulai 27 Juli – 4 Agustus 2019 mendatang di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Pengembang plat merah yang akan menempati distand pameran No 17 Hall A JCC ini, bahkan sudah menyiapkan belanja modal (capital expenditure) Rp.1,5 Triliun untuk mendukung pada proyek sebelumnya. Nilai anggaran capex ditahun 2019 ini lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp.1,8 Triliun.

Direktur Keuangan PPRO Indaryanto menjelaskan, berkurangnya capex ini dikarenakan cadangan lahan PPRO yang sudah besar.

“Saat ini, landbank PPRO sudah seluas 300 hektare (ha), ini sudah cukup besar. Jadi penggunaan capex hanya akan digunakan untuk melanjutkan proyek-proyek yang sudah didapatkan tahun sebelumnya saja,” jelas Indaryanto, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Indaryanto menyebutkan, dana capex nantinya bakal dimanfaatkan untuk pengembangan proyek hotel di Lombok, mal dan apartemen di kota-kota besar seperti Surabaya dan wilayah Jabodetabek.

“Kami punya lahan di Lombok yang akan kami kembangkan sebagai pembangunan hotel tahun ini. Sementara proyek apartemen akan dialokasikan ke kota-kota besar seperti Surabaya dan wilayah Jabodetabek,” katanya.

Seperti diketahui, dari 300 hektare landbank PPRO, sebagian besar berada di Kertajati, Surabaya, dan Jabodetabek. Kemudian di Cilegon, Semarang, dan Yogyakarta.

Selain itu, masih dikatakan Indaryanto, kendati fokus proyek PPRO pada segmen apartemen, hotel, dan mal, namun tidak menutup kemungkinan PPRO juga akan melirik segmen landed house.

“Kalau prospeknya bagus, kenapa tidak. Landed House itu butuh lahan yang luas berbeda dengan apartemen dan untuk segmen ini akan cocok di wilayah Kertajati karena landbank disana cukup luas yakni sekitar 130 hektare. Oleh karena itu, tidak menutup kemungkinan kami juga akan ke segmen landed house,” ujarnya.

Leave a Comment